Niscaya Lyrics
Niscaya - Bilal Indrajaya
Lyrics by:Bilal Indrajaya
Composed by:Bilal Indrajaya
Semua takkan musnah
Terlanjur abadi
Semua yang tlah lalu
Takkan menggontai pilu
Semua tak terlupa
Telah terukir nyata
Takkan pernah tergumam
Tuk menepis bayangmu
Tak berdaya bila harus
Meninggalkanmu selalu
Selalu selagi merindu
Tak senada nirmalamu
Seraya binar murungmu
Selalu selagi merindu
Selalu merindu
Semua takkan musnah
Terlanjur abadi
Takkan pernah tergumam
Tuk menepis bayangmu
Tak berdaya bila harus
Meninggalkanmu selalu
Selalu selagi merindu
Tak senada nirmalamu
Seraya binar murungmu
Selalu selagi merindu
Selalu merindu
Selalu bila harus jujur
Selalu merindu
Selalu bila harus jujur hooo
Meski di hati
Kau yang pertama yaa
Wo hooo
Sadarkah diriku tak mudah
Memaksa hati untuk mencinta
Tak berdaya bila harus
Meninggalkanmu selalu
Selalu selagi merindu
Tak berdaya bila harus
Meninggalkanmu selalu
Selalu selagi merindu
Tak senada nirmalamu
Seraya binar murungmu
Selalu selagi merindu
Meski di hati kau yang pertama yaa
Meski di hatiku kau yang pertama
Meski kau ada di hati wooo
Maafkan bila kamu terluka
Meski di hati
Kau yang pertama yaaa
Related Songs
Comments for Niscaya (3)
nicely written Bilal! sending love from Kuala Lumpur 💕
Nice Song Bilal
Semua takkan musnah Telanjur abadi Semua yang telah lalu Takkan menggontai pilu Semua tak terlupa Telah terukir nyata Takkan pernah tergumam 'Tuk menepis bayangmu Tak berdaya bila harus meninggalkanmu selalu Selalu, selagi merindu Tak senada nirmalamu seraya binar murungmu Selalu, selagi merindu Selalu Merindu Semua takkan musnah Telanjur abadi Takkan pernah tergumam 'Tuk menepis bayangmu Tak berdaya bila harus meninggalkanmu selalu Selalu, selagi merindu Tak senada nirmalamu seraya binar murungmu Selalu, selagi merindu Selalu merindu Selalu, bila harus jujur Selalu merindu Selalu, bila harus jujur Oh, sadarkah diriku tak mudah Memaksa hati untuk mencinta Tak berdaya bila harus meninggalkanmu selalu Selalu, selagi merindu Tak berdaya bila harus meninggalkanmu selalu Selalu, selagi merindu Tak senada nirmalamu seraya binar murungmu Selalu, selagi merindu Meski di hatiku kau yang pertama, ya, oh-ya, oh-ya Meski kau ada di hati Oh, maafkan bila kamu terluka